" Sesungguhnya bangun diwaktu malam itu lebih berat dan bacaan diwaktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya bagimu disiang hari merupakan kesibukan yang panjang. "
Dari ayat tersebut, terdapat 2 hal yang begitu mengesankan. Pertama, sengaja bangun malam. Kedua, bacaan dimalam hari memiliki efek dan dampak yang lebih mengesankan. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki niat yang kuat. Niat yang kuat tentunya didorong oleh motivasi yang kuat pula sehingga pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan tulus ikhlas dan bersungguh-sungguh. Apalagi Shalat Tahajud adalah shalat sunah dan bisa dipastikan orang yang mendirikan shalat sunah merupakan orang yang memiliki niat ikhlas serta motovasi yang kuat. Berbeda dengan shalat wajib, karena terkadang dilaksanakan hanya agar kewajiban gugur.
Manusia memang perlu istirahat dan tidur merupakan istirahat yang sangat baik menurut kesehatan. Dengan tidur berarti terjadi proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan, dan otak kembali berfungsi dengan baik. Tak heran jika Allah berkehendak agar shalat tahajud dilakukan setelah tidur, karena dengan pikiran yang sudah segar akan membantu kita untuk lebih khusyuk dalam memaknai ayat-ayat Allah yang kita baca.
John Kehoe, penulis Mind Power pernah melakukan pengasingan dengan menjauhkan diri dari hiruk pikuk dunia, kemudian menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini dilakukan untuk menembus batas kesadaran tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadar melalui kesunyian dan pencarian diri.
Begitu pula banyak orang modern melakukan meditasi lewat relaksasi senam ringan, olah pernafasan, pergi ketempat yang sunyi dengan menghidupkan CD pencerahan. Bahkan pula ada yang menggunakan aroma terapi wewangian. Tentu besar biaya yang dikeluarkan hanya untuk bisa bermeditasi saja. Padahal Allah telah memberikan jalan alternatif 14 abad yang telah lalu agar lebih dekat dengan-Nya melalui pelaksanaan shalat tahajud.
Allah Swt. berfirman:
"Dan pada sebagian malam bertahajudlah dengannya sebagai tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. al-Isra' 79)
Bagi Rasullullah Saw. dan para sahabat kurun awal, salah tahajud merupakan amalan yang musti ditunaikan. Salat tahajud adalah penyejuk dan penyegar jiwa. Kaum muslimin yang dikala itu terus menerus dihempas oleh gelombang penindasan menjadikan tahajud sebagai wahana berlabuh yang mereka arungi untuk menambatkan segenap kepedihan yang menghimpit jiwa mereka kepada Allah Swt.
Demi kenikmatan spiritual, Rasullullah Saw. menghabiskan malam hingga kakinya bengkak. Hanya keringanan dari Allah saja shalat tahajud menjadi sunnah bagi para sahabat, namun tidak bagi beliau. Mengapa demikian? Karena memang shalat tahajud memiliki kekuatan dan manfaat yang sungguh mengagumkan.
Dan berikut ini merupakan sebagian kecil saja dalil naqli yang membicarakan keutamaan shalat tahajud:
- Ciri Hamba yang Bersyukur
Dari 'Aisyah Ra. bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad Saw. bangun malam sampai bengkak kakinya, maka 'Aisyah Ra. berkata, "Kenapa engkau melakukan ibadah sampai seperti ini, padahal Allah sudah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang? "Beliau menjawab, "Tidakkah aku (pantas) menjadi hamba yang banyak bersyukur?" (HR. Muttafaqun 'alaih)
- Waktu Diijabah Doa
Dari Jabir Ra. berkata, "Aku mendengar Rasullullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya dimalam hari terdapat waktu yang tidaklah seseorang muslim meminta kebaikan kepada Allah dari perkara dunia dan akhirat bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah Swt. akan memberinya dan demikian itu setiap malam." (HR. Muslim dan Ahmad)
- Penghapus Dosa dan Pengusir Penyakit
Salman al-Farisi Ra. berkata bahwa Rasullullah Saw. bersabda, "Hendaklah kamu bangun malam karena sesungguhnya (bangun malam itu) adalah tradisi orang-orang saleh sebelummu, sarana untuk mendekatkan dirimu kepada Tuhanmu, penghapus dosa-dosa, pencegah dari berbuat dosa, dan pengusir penyakit dari tubuh. "(HR.Thabrani dan Tirmidzi)
- Allah Merahmati Suami Istri yang Tahajud
Abu Hurairah Ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Allah Swt. merahmati lelaki yang bangun malam kemudian shalat dan membangunkan istrinya. Jika istrinya enggan, maka ia memercikkan air di wajahnya. Dan Allah Swt. merahmati wanita yang bagun malam kemudian shalat dan membangunkan suaminya. Jika suaminya enggan, maka ia memercikkan air di wajahnya." (HR. Abu Dawud, Ahmad, dan al-Nasa'i)
- Meraih Surga Dengan Selamat
Abdullah bin Salam Ra. berkata, "Ketika Rasullullah menginjakkan kakinya pertama kali di Madinah, manusia mengerumuninya. Aku bersama mereka. Saat kuperhatikan dan kucermati wajahnya, maka aku tahu bahwa wajahnya bukan wajah seorang pembohong. "Abdullah bin Salam berkata, "Maka yang pertama kali kudengar dari perkataannya adalah, "Wahai manusia, tebarkan salam, berikan makan, sambunglah tali silaturahmi, dan shalat malamlah dikala manusia terlelap tidur, maka kalian akan masuk surga dengan selamat.'" (HR. Hakim, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)
- Lebih Baik Dari Dunia dan Seisinya
Rasulullah Saw. bersabda :
"Dua rakaat shalat malam yang dilakukan seorang hamba ditengah malam lebih baik baginya daripada dunia beserta isinya dan jika saja tidak memberatkan umatku maka akan kuwajibkan mereka untuk melakukannya. " (HR. al-Suyuthi)
Itulah sebahagian Keutamaan Sholat Tahajud, Fadhilah Sholat Tahajud, Manfaat Sholat Tahajud. Banyak sekali faedah dari keutamaan shalat tahajud ini. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk sobat-sobat pembaca sekalian. Salam.


0 Response to "Keutamaan Sholat Tahajud, Fadhilah Sholat Tahajud, Manfaat Sholat Tahajud"
Post a Comment